Mengapa enterpreneur harus menulis di blog?

Potensi wirausaha Indonesia masih sangat luas, dan peluang untuk menjadi wirausaha juga sangat besar. Menurut data BPS di tahun 2016, saat ini kita hanya memiliki wirausaha sejumlah 1.5 juta orang, dibandingkan dengan populasi Indonesia yang sangat besar.

Beragam cara dilakukan pemerintah dan swasta untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia. Mulai dari motivasi, hingga pendampingan, semua ini mulai membuahkan hasil. Tetap kita yakini, bahwa seorang wirausaha adalah pribadi pembelajar, yang selalu mempelajari hal baru dan terus menerus.

Oleh karena itu, beragam buku dirilis untuk membantu para calon dan wirausaha yang telah ada. Namun, seringkali kita hanya memperhatikan itu, padahal seharusnya wirausaha juga harus mampu menulis. Dengan menulis, wirausaha menyampaikan ide dan gagasan, serta pandangannya. Dengan menulis, wirausaha semakin menajamkan insting bisnisnya. Semua ini bisa dimulai dengan menulis di dunia Internet dengan bentuk blog.

Bentuk blog bukan hal yang baru, namun tidak semua wirausaha tertarik untuk menulis di blog. Padahal blog merupakan sarana komunikasi dan iklan yang paling ampuh untuk mempromosikan produk dan jasanya. Dan blog sekarang sudah sangat lengkap, bisa berisikan video dan file lainnya. Tapi seringkali sulit dan mengalami kendala. Hal ini dikarenakan beberapa hal berikut.

1. Tidak memiliki tujuan yang jelas. Seringkali dalam berusaha, berbisnis, kita tidak memiliki tujuan yang jelas. Oleh karena itu, wirausaha wajib mendefinisikan dengan jelas tujuan dari usahanya, apa yang akan disampaikan dalam blog. Dan tentu informasi apa yang akan diberikan, dibagikan.

2. Tidak memiliki pengalaman. Ini memang kendala terbesar, tapi apabila tidak segera memulai kapan kita akan bisa menulis di blog. Mulailah dengan tulisan sederhana. Sampaikan banyak hal terkait produk dan jasa yang kita berikan. Dan kuncinya adalah berbagi informasi. Blog yang disukai adalah blog yang memberikan informasi dengan tepat, dan diperlukan oleh banyak orang. Apabila ada kendala, mintalah bantuan orang yang telah menguasai blog, SEO dan konten marketing. Semua ini akan membantu membimbing kita untuk menulis dengan tepat. Pilihlah platform yang tepat. Kita bisa memulai dengan menggunakan blogger yang dimiliki Google, karena ini sangat memiliki kemampuan pencarian yang tinggi. Apabila telah terbiasa, barulah mulai menggunakan platform lain, seperti LinkedIn Pulse.

3. Tidak sabar. Seringkali para pemilik bisnis ingin segera mendapatkan hasil dari tulisan dan blog yang dibuatnya. Padahal tidak akan secepat itu. Saya sendiri telah menulis blog dari tahun 1996, dan dimulai dari hal sederhana. Tapi ingat kata kunci yang senantiasa kita berikan dalam blog kita. Kata kunci ini berkaitan dengan bisnis kita, dengan bidang kita, dengan kemampuan kita. Dan hasil dari blog dalam jangka waktu lama itu akan menjadi database tersendiri di Internet. Dan ini yang akan orang lihat dan cari.

4. Blog tidak terkoneksi ke sosial media. Ini kesalahan lagi. Padahal sekarang ini kita sangat akrab dengan dunia sosial media. Oleh karena itu, pastikan semua tulisan dalam blog anda terkoneksi ke sosial media. Artinya terkoneksi bukan hanya memiliki button sharing, tetapi otomatis terbagi ke sosial media anda. Contoh, blog dalam blogger akan otomatis ke Google+, bisa dibuat share otomatis ke Twitter, dari Twitter ke Facebook. Dalam satu langkah pembuatan artikel akan langsung ke 3 platform sosial media berbeda. Apabila ada gambar, maka bagikan ke Instagram. Apabila artikel padat tulisan, bagikan di LinkedIn. Semua ini saling bertautan, saling update. Nah, bagaimana membuat ini semua ? Kita bisa minta bantuan ahlinya agar semua blog dan artikel kita otomatis terbagi ke berbagai sosial media. Dan ini sangat penting.

5. Takut dikomentari. Dalam membuat blog, baik di blogger ataupun platform lainnya. Kita akan melihat kolom komentar. Kolom ini sangat baik untuk menerima masukan, jadi jangan anti terhadapnya. Dengan adanya kolom ini maka pendapat langsung dari orang lain, baik yang telah menggunakan jasa kita ataupun belum, dapat kita tangkap. Pastikan semua komentar akan kita bisa terima secara langsung. Beberapa blog melengkapi dengan online chat, sehingga bisa langsung dijawab oleh staf terkait.

6. Masalah komitmen menulis. Nah, ini bagian yang paling sulit. Untuk bisa terus menulis dan berbagi, para pebisnis, wirausaha harus meluangkan waktu untuk menulis. Saya sendiri mengelola banyak blog di berbagai platform, dan berusaha memiliki waktu 30 menit di pagi hari untuk berbagi ide dan tulisan. Komitmen menulis ini akan membuat blog kita kaya akan tulisan. Pastikan kita memiliki waktu untuk menulis blog.

Semua hal diatas dapat membuat wirausaha, pebisnis mengoptimalkan potensi dirinya dengan menulis. Menulis dengan blog juga memberikan keuntungan banyak bagi bisnis dan usaha yang digelutinya. Ayo, segera kita menulis. Bila ada kendala, bisa segera menghubungi kami startsmeup@dayaciptamandiri.com. Kami siap membantu membimbing anda membuat blog dan konten marketing perusahaan anda.

Sumber:

https://www.linkedin.com/pulse/mengapa-enterpreneur-harus-menulis-di-blog-fanky-christian?published=t