Memikirkan marketing social media Anda yang terpisah dengan konten marketing Anda? Social media dan konten marketing tidak terpisah. Mereka berjalan bersama dan menjadi bagian dalam rencana digital marketing yang terintegrasi. Secara terpisah, kedua strategi ini dapat meningkatkan visibilitas merek dan kesadaran, memperkuat kepercayaan, dan loyalitas serta mendorong konversi. Selain itu, keduanya memiliki dampak yang besar.

Membuat konten yang besar merupaka salah satu bagian dari teka-teki. Jika konten hanya berada di blog Anda, bagaimana orang-orang akan tahu untuk membacanya? Anda membutuhkan strategi distribusi social media yang cerdas untuk dapat berbagi dengan konten Anda di saluran social yang melibatkan audiens Anda.  Hal yang sama juga berlaku untuk social media, ini merupakan suatu yang baik untuk memiliki eksistensi social yang kuat, tetapi tweeting demi tweeting tidak akan membuat Anda jauh. Tujuan yang jelas dibalik semua yang dikatakan di social media.

Social media dan konten marketing akan membantu bisnis Anda mencapai tujuan marketing yang lebih cepat, untuk membangun kesadaran merek, mengendalikan generasi muda menjadi pemimpin atau upselling untuk pelanggan lama.

Berikut ini cara untuk memulainya:

  1. Dimulai dengan single brand voice

kesempatan baik bagi orang-orang yang mengelola akun sosal media Anda, orang yang menulis konten blog Anda. Hal ini berlaku jika Anda bergantung pada tim penulis freelance untuk mendukung pembuatan konten Anda. Sementara tidak ada yang salah dengan setup ini, tetapi ada kelamahan untuk voice brand yang berbeda dalam mengembangkannya. Langkah pertama untuk menyelaraskan social media dan pembuatan konten dalam melakukan inventarisasi usaha Anda saat ini dan membandingkannya dengan merek standar yang ada.

Jika Anda belum memiliki panduan single brand dengan aturan voice dan nada, untuk membuat satu waktu. Maka panduan simple yang fantastis yang diciptakan oleh MailChimp. Untuk mengidentifikasi target audiens Anda  pada semua platform, dan membuat pedoman untuk berbicara dengan merek Anda pada saluran yang berbeda dan membangung single voice brand yang bergerak maju.

  1. Membuat konten dengan berbagi di social

Ketika Anda menulis posting blog, eBook, paper dan lain-lain dan berpikir bagaimana konten ini dapat berbagi di social media. Memiliki copywrite meliputi beberapa saran untuk judul social media yang terhubung dengan posting blog. Memiliki tim tailor social pada headline saluran yang berbeda, seperti LinkedIn company page, Facebook dan Twitter serta menambahkan hashtag yang tepat.

Jangan mengabaikan unsur-unsur lain yang membuat viral konten Anda. Apakah infogaris dapat menemukan beberapa konten dan meningkatkan keterlibatan penonton untuk berbagi di sosal media? Sebuah kutipan provokatif untuk tweet? Bagaimana video tutorial yang singkat untuk posting blog? Ketika Anda mempertimbangkan bagaimana sebuah konten akan dibagikan selama tahap pembuatan, yang lebih mudah untuk memaksimalkan dampak dari sebuah konten.

  1. Menggunakan percakapan sosial untuk mendorong pembuatan konten

Ketika keterlibatan pengguna dan kesadaran merek, konten marketing, dan sodial media bagaikan dua sisi mata uang. Meskipun penting untuk membuat konten dengan konsep berbagi di social, hal tersebut juga penting untuk menarik wawasan dari percakapan social media.

Bagaimana Anda menggunkan informasi untuk mempengaruhi pembuatan konten? Dimulai dengan mengidentifikasi benang umum yang muncul di social media. Klien mungkin menghadapi tantangan yang sama untuk memanfatkan fitur pada produk yang sama dalam menjual atau tidak memahami semua cara layanan yang Anda berikan akan berharga. Benang merah merupakan tantangan baru yang dihadapi oleh industry Anda dan bagaimana peristiwa ini akan berdampak pada strategi bisnis.

Memantau apa yang dikatakan, dan akan memiliki gagasan yang lebih baik mengenai topik audiens Anda untuk menemukannya secara relevan. Ini jauh lebih mudah untuk menghasilkan keterlibatan dan antusiasme konten yang disesuaikan dengan topik audiens Anda, yang akan membahas dan memcoa untuk memulai percakapan dengan merek yang baru.

Sumber: http://blog.21handshake.com/social-media-content-marketing-how-to-create-a-unified-plan

Social Media dan Konten Marketing : Bagaimana membuat Perencanaan Terpadu
Ditag pada:        

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: