Konten adalah alat untuk semua bisnis yang dapat membangun kewenangan merek, kepercayaan pelanggan, dan saluran sales yang berprestasi. Hal ini sangat penting kerena  digunakan oleh hampir 90% dari bisnis. Namun, banyak dari bisnis ini menemukan strategi konten mereka yang tidak berkerja.

Karena masing-masing dari strategi marketing konten Anda memberikan feed ke yang lain, mulai dari penciptaan sampai distribusi dan analisis, serta lupa untuk menandai link Anda, contohnya dapat membuang segala sesuatunya. Hal ini yang membuat tampak seperti strategi konten Anda tidak berkerja, ketika itu benar-benar terjadi, Anda akan kehilangan beberapa bagian.

Berikut adalah 5 alasan umum mengapa strategi marketing konten Anda tidak bekerja.

Anda Tidak Berfokus pada ValueIn dunia

Melimpahnya konten dengan segala bentuk, nilai yang dapat membedakan Anda. Siapapun dapat menulis posting blog pertama yang muncul dalam pikiran mereka. Tidak semua orang dapat membuat konten dengan isi yang ditargetkan, hal ini dimaksudkan untuk memberikan nilai ke bagian-bagian yang spesifik dari orang tersebut.

Relevansi merupakan hal yang penting untuk keberhasilan konten. Konten yang Anda buat harus dapat mengatasi kepentingan dari Audiens Anda secara spesifik dan manyediakan kebutuhan mereka dengan nilai dan kepuasan secara menyeluruh. “kata Holly Rollins, presiden 10X Digital dan 3 kali CMI pemenang Content Maven.

Dia melanjutkan bahwa tujuan akhir dari strategi marketing konten yang sukses adalah dapat memposisikan diri Anda sebagai pemimpin industri yang dapat membangun hubungan  yang dapat dipercaya oleh audiens Anda. Ketika orang-orang mempercayai apa yang perusahaan Anda katakana, maka mereka ingin merasakan dan mereka siap untuk membeli.

Note : Menetapkan tujuan spesifik sebagai bagian dari strategi Anda secara keseluruhan, bersamaan dengan tolak ukur maka Anda dapat membandingkan dan belajar untuk menganalisis keberhasilan konten Anda. salah satu tujuan untuk mendorong 20 lead dari blog Anda di Q1. Ketika Anda memeriksa angka dan Anda dapat dengan mudah mengatakan, “ ya ini bekerja,” atau tidak bekerja” dalam pusat yang diperlukan.

Anda Tidak Membuat Keputusan Berdasarkan Data

Tanpa data, Anda akan menduga. Hal ini jarang menyebabkan dalam menciptakan konten yang efektif dan dapat memberikan kontak, keterlibatan, dan kewenangan terhadap sebuah merek. Tanpa Anda mengetahui apa yang audiens Anda suka, dan topik yang mereka pedulikan, bagaimana Anda dapat membuat konten agar mereka dapat peduli? Dalam kebanyak kasus, Anda tidak bisa.

Note : Membuat data laporan dimana Anda melihat traffic secara bersama dengan beberapa bagian yang mengunjungi konten Anda. Pastikan bahwa konten Anda akan bergantung pada tujuan Anda dalam kunjungan, keterlibatan, time on page, dan lain-lain. Sekarang tanyakan pada diri Anda sendiri bagaiman kita bisa meniru konten tersebut? Anda mungkin akan menemukan tema dengan gaya atau topic, misalnya Anda dapat menggunakannya untuk merancang konten baru.

Anda Tidak Menggunakan Target Distribusi Konten

Jenis konten tertentu dapat melakukan dengan lebih baik secara bersama melalui saluran yang berbeda. Yang dikenal sebagi distribusi konten yang ditargetkan, ini merupakan salah satu aspek yang paling penting dari promosi konten.

Kuncinya adalah untuk dapat berbagi strategi konten Anda, “kata Anne Murphy, mantan Direktur Konten di Kapost.  Jangan mencoba untuk mendorong setiap aset yang ada pada saluran. Jika tidak, Anda akan memiliki terlalu banyak untuk membagikan dan audiens Anda akan merasa kewalahan dengan jumlah konten Anda, yang meminta mereka untuk mengkonsumsinya.

Tidak mungkin audiens Anda kewalahan, tetapi Anda tidak akan mendapatkan keterlibatan yang cukup untuk masing-masing bagian Anda. Misalnya, Facebook menjadi sentris platform video sementara Twitter masih terlibat dengan influencer dan berbagi artikel. Segmentasi konten Anda dengan cara ini dapat memungkinkan untuk eksposur dan ketertarikan secara maksimal, serta menjadikan sebagian penting dari bagian strategi.

Perlu di ingat meskipun sosial adalah saluran distribusi pemasaran utama untuk konten, email, Quora, publikasi ulang, podcast dan blogger serta influencer outreach hal itu sangat penting.

Note : tambahkan matrik distribusi ke laporan data konten bulanan Anda. Anda akan mulai melihat pola yang muncul bahwa Anda dapat menggunkan blueprint untuk mempromosikan dan mendistribusikan secara efektif.

Anda Tidak Melibatkan Orang yang Tepat

Menciptakan nilai yang tinggi untuk konten yang efektif, Anda harus dapat berpikir diluar marketing Anda. Apa saja pertanyaan yang paling populer yang didapatkan oleh tim sales Anda? Apa tujuan bisnis Anda secara keseluruhan? Ahli apa yang Anda miliki di rumah?

Konten dapat menjadi alat yang efektif untuk mengemudikan lead dan sales serta mempromosikan merek Anda. Ketika hal tersebut tidak disejajarkan dengan tujuan bisnis  atau diciptakan dengan pelanggan dalam pikiran Anda. Namun, itu tidak akan pernah mencapai potensinya.

Berbicara dengan mereka yang bekerja dengan perincian setiap hari akan memberikan wawasan yang lebih, dan memungkinkan Anda untuk membangun sebuah kalender konten yang lebih kuat dan efektif.

Note: Menghubungkan dengan pengembangan tim sales dan bisnis setiap kwartal. Mengajukan pertanyaa mengenai tujuan perusahaan, dan keluhan pelanggan yang populer, serta pertanyaan umum yang diajukan. Pertimbangan bagaimana konten dapat membantu 1 sampai 3 orang dari mereka untuk memprioritaskan perusahaan dan bertanya apa uang dapat menjadai jawaban untuk membantu memindahkan pelanggan potensial melalui funnel.

Anda tidak melacak dengan baik

Jika Anda tidak melacak konten Anda, anda tidak akan pernah mengetahui bagaimana memperbaiki mereka. Untungnya, setelah itu dapat di atur, pelacakan konten yang cepat dan mudah. Ketika menggunakan Google Analytics, Anda dapat menambahkan parameter untuk mengatur  pembuat URL  di sini. Alat yang lain seperti Mixpanel memiliki system pelacakan mereka sendiri di tempat yang Anda perlukan untuk mengimplementasikannya.

Ketika semuanya sudah diatur, pastikan untuk memulai pelacakan di beberapa tempat penting:

  • Pada blog dan beberapa bagian tertentu : Setiap link atau iklan akan menunjukan suatu arahan, pendaftaran atau business page yang memiliki kode pelacakan di atas sehingga Anda dapat melihat apa yang mendorong untuk klik dan apa yang tidak.
  • Melalui media sosial : setiap link yang dibagikan harus memiliki kode pelacakan. Hal tersebut dapat menjawab pertanyaan: Apa platform yang mendorong traffic dalam artikel? Ini akan membantu dalam mentukan metode distribusi yang paling efektif.

hal ini bukan berarti strategi marketing konten Anda tidak bekerja. Kemungkinan Anda hanya kehilangan bagian penting dari beberapa yang melepaskan sisanya. Alasan ini harus Anda ingat dalam pemikiran Anda untuk menilai strategi konten Anda. Mempertimbangkan dimana Anda dapat membuat perubahan, menguji dan melacak untuk melihat apakah itu berhasil.

Sumber : http://www.sprinklr.stfi.re/the-way/5-reasons-your-content-marketing-strategy-isnt-working/?sf=kyojblw&utm_content=buffer9cf41&utm_medium=social&utm_source=twitter.com&utm_campaign=buffer#ab

5 Alasan Strategi Konten Anda tidak Berkerja
Ditag pada:    

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: