Keterangan Gambar : Fanky Christian, CEO PT Daya Cipta Mandiri Solusi

Jakarta, Ayooberita.com – Menjadi saluran berkat. Ya memang itu adalah motto hidup saya, demikian Fanky Christian memulai percakapan. Motto itu juga yang menjadi semangat dan nafas bagaimana dia menjalani hidup.

Selepas tamat STM, tidak ada pikiran lain selain segera bekerja dan memberikan kebahagiaan untuk keluarga Ibu yang single parent. Namun rupanya, ijasah STM nya hanya mengantarkannya masuk ke pabrik lampu sein di daerah Tangerang. Akhirnya peluang itu tidak diambilnya. Doa kembali menjadi arahan jalannya untuk menapaki peluang yang lain.

Akhirnya salah satu bank memanggilnya untuk bekerja, dengan bermodalkan pengetahuan komputer , penggunaan offlice dan bahasa Inggris yang dipelajarinya semasa sekolah. Mulailah pengalaman kerjanya menjadi operator system AS/400, dari 1993 hingga 1997. Setelah ada kesempatan belajar lebih banyak, Fanky memutuskan pindah ke bank lain, dan mengambil kesempatan menjadi Technical Support. Berbekal pengalaman teknis, kemauan belajar terus menerus, maka akhirnya mendapat kesempatan menjadi Technical Support yang menangani komunikasi antar cabang (Wide Area Network). Disinilah pengalaman kembali diasah dan dikembangkan, karena terlibat dalam sistem online beberapa bank. Dan yang menarik, Fanky terus mengembangkan diri dengan berbagi, baik melalui blog, ataupun melalui kelas sharing offline untuk para karyawan bank lain.

Setelah puas bekerja di empat bank besar, akhirnya memutuskan diri untuk keluar dan bergabung dalam perusahaan system integrator, dengan konsentrasi sebagai pre-sales infrastructure. Disinilah mendapat kesempatan besar untuk mengembangkan diri lebih besar lagi, tidak hanya mengelola peluang proyek, tapi juga hingga mendapatkannya. Beberapa proyek milyaran ditanganinya, dan membawa perusahaan kecil tersebut menjadi salah satu perusahaan IT yang diperhitungkan.

Namun, itu semua bukan mimpi Fanky yang sebenarnya. Fanky selalu merindukan untuk bisa menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Dan akhirnya keluar bersama dengan atasannya, mendirikan perusahaan IT lain di tahun 2002. Perjalanan liku-liku harus dilaluinya, mulai dari proses mendapatkan pekerjaan dan proyek, hingga mengelola training center. Perusahaan sempat memiliki hingga 10 karyawan di tahun 2004, namun kondisi keuangan perusahaan tidak baik, dan mengakibatkan Fanky akhirnya memutuskan untuk keluar.

Dengan hanya bermodalkan motor, laptop dan dukungan rekan-rekan, Fanky memulai kembali usaha barunya dengan nama Daya Cipta Mandiri. Ini yang melandasi perjuangan hidupnya selama ini. Untuk bisa berdaya, berguna, bermanfaat bagi banyak orang, maka harus berani menciptakan, kreatifitas, inovasi untuk mencapai kemandirian. Perjalanan DCM dimulai, dan semua pihak mendukung. Hingga saat ini DCM telah menjadi perusahaan PT Daya Cipta Mandiri Solusi, dengan karyawan 20 orang, dan memiliki anak perusahaan PT Pasarindo.

Kerinduan untuk terus menjadi saluran berkat tidak hanya dalam urusan pekerjaan, tetapi juga dalam pelayanan dan kegiatan organisasi. Berbagai kegiatan pelayanan gereja telah dilakukan sejak tahun 1994, hingga mencapai puncaknya di tahun 2004, dengan berbagai posisi yang dipercayakan Tuhan kepadanya hingga 2012. Kemudian sejak 2012, bergabung membantu Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia, dan terpilih menjadi Ketua DPD DKI pada tahun 2016. Semua ini tetap mengutamakan untuk bisa menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Sehingga semua kepentingan pribadi harus disingkirkan, dan memikirkan kepentingan orang banyak. Ini juga yang mengantarnya bisa berorganisasi di banyak asosiasi yang lain, tercatat menjadi Wakil Ketua Umum Asosiasi Pebisnis Online Indonesia , dan masuk ke kepengurusan Komite Penyelarasan TIK bentukan Ditjen PSMK. Tidak hanya berhenti disana, saat ini sedang membina Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia, wadah bernaung para pemain sekuriti tanah air.

Siapa sangka, harapan kecil untuk menjadi saluran berkat itu, sungguh memotivasinya selama ini, meskipun hanya untuk mengurusi berbagai hal terkait asosiasi, organisasi, pelayanan, dan keluarga. “Tentunya semua diharapkan bisa saling sinergi, menumbuhkan semangat dan membantu banyak orang”, tukasnya menutup percakapan.

Sumber:
http://www.ayooberita.com/berita-menjadi-saluran-berkat-itu-motto-hidup-saya-dalam-menjalani-hidup.html

 

Menjadi Saluran Berkat, Itu Motto Hidup Saya Dalam Menjalani Hidup
Ditag pada:        

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: