Apa strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis Anda di 2017 ini ? Itu adalah pertanyaan dasar bagi para pebisnis waktu memasuki awal tahun ini. Maka mulailah kita menyusun strategi Marketing yang tepat untuk ini. Sebagian usaha yang pebisnis lakukan adalah berusaha mendapatkan konsumen baru, namun sebenarnya mempertahankan konsumen atau retensi juga merupakan strategi jitu tahun ini.

Hal ini juga didukung oleh banyak riset, bahwa biaya untuk menarik pelanggan baru adalah tujuh kali lipat dibandingkan biaya untuk mempertahankan mereka. Jadi hanya dengan mengalokasi 5 persen tiap tahunnya, kita akan memperoleh 125 persen keuntungan. Memang strategi retensi konsumen bukan hal singkat , memerlukan rencana jangka panjang.

Maka strategi dibawah ini dapat diambil, dan sebagian juga sudah kami lakukan :

Pertama, gunakan aplikasi Customer Relationship Management (CRM), mulai dari yang murah atau tidak berbayar seperti vTigerCRM, ZohoCRM hingga sekelas SalesForce atau SAP. Mengapa? Karena dengan adanya CRM kita tahu siapa saja pelanggan kita, apa yang mereka beli, hingga bagaimana pola pembayaran mereka. Kita tahu produk apa yang mereka beli, apa juga yang banyak dicari orang. Kita buat report berdasarkan apa yang ada di CRM kita.

Kedua, kita mengutamakan retensi dibandingkan akuisisi dalam strategi kita. Oleh karena itu, perbanyak kegiatan marketing dengan konsumen saat ini. Kita bisa menghubungi kembali semua konsumen kita, mengelola komunikasi dengan email marketing, dan melakukan update komunikasi dan kontak dengan konsumen.

Ketiga, karena strategi kita nanti akan ke konsumen saat ini, maka tentu biaya marketing diarahkan kesana. Semua kegiatan marketing diutamakan melibatkan konsumen saat ini. Mulai dari kegiatan offline hingga online.

Keempat, mari kita ukur satu nilai penting, yaitu customer lifetime. Berapa lama mereka bersama kita, berapa kali pembelian mereka lakukan, berapa besar biaya yang telah mereka keluarkan. Kita akan mendapatkan data penting terkait ini, dan ini adalah nilai penting perusahaan atau usaha kita.

Kelima, dengan berfokus kepada konsumen saat ini, kita akan memilih menitikberatkan kepada layanan dibandingkan menjual banyak produk. Oleh karena itu, pastikan tim kita dapat dan mampu melayani konsumen dengan baik. Latih mereka untuk menanggapi permasalahan konsumen. Melakukan tindak lanjut permasalahan konsumen juga sangat penting. Semua ini juga bisa didukung oleh sistem dukungan konsumen, seperti ServiceDesk Plus atau SupportCenter Plus yang kami gunakan selama ini. Konsumen umumnya berpindah karena harga, tapi apabila mereka mendapatkan layanan prima dari kita, tentu mereka akan memikirkan hubungan kerjasama langgeng.

Keenam, pastikan kita berkomunikasi secara intensif dengan mereka. Caranya banyak. Mulai dari telepon, hingga komunikasi dengan menggunakan email marketing. Pastikan juga tim sales kita terlibat aktif dalam sosial media, seperti Facebook, Twitter dan LinkedIn yang memiliki fokus tinggi interaksi dengan konsumen.

Ketujuh, siapkan tim kita untuk mahir menggunakan sosial media. Sesuaikan dengan target konsumen dan dimana konsumen kita saat ini berada. Untuk sosial media, fokuskan kepada komunikasi dan keterlibatan. Sales bisa kita minta untuk aktif monitor para konsumen di tiap sosial media yang ada, dan mereka bisa saling menyapa dengan intensif. Kuasai platform yang digunakan dengan baik. Bila sebagian besar konsumen menggunakan Facebook, maka pastikan tim sales mahir menggunakan facebook, dan tentu saja perusahaan harus memiliki Facebook Fan Page atau Company Page yang dikelola. Untuk produk yang memerlukan dukungan teknis tinggi, bisa menggunakan group, baik di Facebook Group atau LinkedIn Group, sehingga komunikasi dengan konsumen terkelola baik disana. Pastikan kita menggunakan ZohoSocial untuk mengukur efektifitas merek kita dimata konsumen.

Kedelapan, pastikan semua komplain konsumen adalah merupakan kesempatan untuk kita memperbaiki kualitas layanan dan produk kita. Ini bukan hal yang akan mengganggu. Tapi kita harus memiliki cara tepat untuk menangani masalah dan ketidakpuasan konsumen.

Kesembilan, karena kita mengelola konsumen yang telah ada, maka kita bisa mulai mengembangkan strategi marketing seperti kartu anggota, pembeli paling banyak, loyalty card, dan beragam program reward untuk mereka.

Kesepuluh, bagaimanapun, kita akan perlu suatu saat bertemu dengan mereka, para konsumen setia anda. Sediakan waktu , mulai dari untuk makan siang bersama, berkunjung, hingga adakan kegiatan khusus konsumen. Apabila konsumen berjauhan bisa menggunakan online event, seperti training online, program komunikasi meeting online, ruang tanya jawab online. Semua ini bisa dilakukan dengan ZohoMeeting. Apabila ada produk baru, maka segera update mereka dengan kegiatan produk update, dan beragam kegiatan lain bisa kita lakukan. Jangan heran sekarang banyak sekali offline event, seperti lari bersama untuk mempererat hubungan dengan konsumen.

Dengan berbagai strategi diatas, maka kita bisa berfokus dari mencari konsumen baru kepada mengelola konsumen saat ini.

Bagi kami yang banyak menjual solusi software, maka memastikan mereka untuk puas menggunakan produk yang kami jual adalah sangat penting. Masukan dari mereka terkait dengan produk dan bagaimana mereka menggunakan produk adalah hal yang penting. Kepuasan konsumen akan memastikan mereka untuk memperpanjang penggunaan software, dan tentu saja mempertimbangkan untuk membeli produk lainnya.

Inilah retensi konsumen yang penting bagi kita. Selamat memulai versi strategi anda.

Fanky Christian – PT DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI

IT Data Center – Tyco AMP, Panduit, 3M, Netviel.

IT Monitoring System – ManageEngine, PRTG dan NagiosXI, Sendquick, AKCP, Site24x7

Sales Monitoring – ZohoSalesIQ, ZohoMeeting, ZohoSocial

coFounder GODISO, Ketua APKOMINDO DKI JAKARTA, Ketua Infra KPTIK, Ketua Pokja CMC, Waketum APOI, Waketum ASISINDO.

Sumber:

https://www.linkedin.com/pulse/10-strategi-pertahankan-konsumen-anda-fanky-christian?published=t

10 Strategi Pertahankan Konsumen anda
Ditag pada:    

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: