Persona adalah pola dasar hipotesis dari para pengguna yang sebenarnya. Persona  digunakan untuk membantu Anda membuat keputusan pemasaran. Apabila Anda menggunakan persona untuk tujuan tersebut, Anda akan menuai keuntungan besar.

YANG PERLU ANDA KETAHUI

Ada tiga hal dalam setiap bisnis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan:

       1. Menaikan harga

      2. Meningkatkan jumlah pembelian tiap orang

      3. Meningkatkan jumlah pelanggan

Untuk melakukan salah satu dari hal-hal tersebut secara efektif, Anda perlu mengenali para pelanggan Anda. Anda dapat mengenali palanggan Anda dengan menanggapinya melalui tweeting, pinning pada Pinterest,  serta memberikan tanda suka di Facebook, dan masih banyak lagi. Anda tidak dapat melakukan salah satu dari ketiga hal  tersebut untuk meningkatkan penjualan Anda , kecuali Anda mengenal orang yang Anda ajak bicara dan mengetahui keinginan mereka.

PAHAMI CELAH ANDA

Celah pelanggan yang tepat sangat penting untuk keberhasilan suatu bisnis. Namun, menentukan orang yang seharusnya  menjadi sasaran penjualan Anda dapat menimbulkan rasa takut. Rasa takut seperti apakah?

        1. Takut secara tidak sengaja meninggalkan sebuah sasaran penting

        2. Takut memilih sasaran yang salah

        3. Takut membuat pilihan yang buruk

Apakah sebuah celah itu? Sebuah celah adalah suatu pangsa kecil kelompok yang dianggap membutuhkan produk atau jasa Anda. Misalnya, Anda dapat memfokuskan penjualan kepada “pemilik bisnis online yang membutuhkan jasa penulisan iklan (copywriting). 

Mengidentifikasi celah adalah sebuah proses yang berulang. Namun, sekalipun baru permulaan, Anda dapat mulai mengenali karakteristik-karakteristik utama celah kelompok Anda. Sebagian besar pangsa celah yang bagus meliputi demografis, psikografis (bagaimana perasaan orang), dan sejumlah informasi detail tentang kesukaan-kesukaan mereka.

Pertimbankanlah pilihan-pilihan berikut ini sewaktu Anda mencoba mengumpulkan informasi tentang para pelanggan Anda:

1. Pencarian di media sosial

Lakukan pencarian yang jelas di Facebook, Twitter, LinkedIn, dan YouTube untuk nama bisnis Anda seperti produk, merek, personil dan lain-lain. Kemudian cari topik-topik yang mencakup produk Anda untuk mencari tahu lebih banyak lagi. Periksa kembali dan lihat kata kunci apa yang telah Anda gunakan sebagai penelusuran.

Misalnya, Aturan pengingat Google (http://www.google.com/alerts) untuk setiap kata kunci yang menarik perhatian Anda. Periksa juga alat-alat seperti BuzzerFeed (http://BuzzerFeed.com), Social Mention (http://socialmention.com), Topsy (http://topsy.com), dan Nielson Online (http://nielson-online.com) untuk melihat apa yang  bermunculan di bidang topik Anda.

Untuk mencari blog, gunakan situs seperti Technorati (http://technorati.com) dan Google Blogsearch (http://blogsearch.google.com). Gunakan alat-alat seperti Quantcast (http://quantancast.com) untuk menemukan demografis tren dan pembaca. Selain itu, penggunaan enterprise dapat memeriksa beberapa layanan berbayar seperti Sysomos (http://www.sysomos.com), Tenaga penjualan pemasaran cloud, sebelumnya dikenal dengan Radia6( http://www.salesforcemarketingcloud.com), dan Trackur (http://www.trackur.com) untuk mengumpulkan informasi intelijen media sosial dan penyebutan merek.

2. Langsung berhadapan dengan pelanggan

Ketika mereka menelepon  Anda, maka Anda dapat memperoleh informasi tentang alasan mereka membeli produk Anda.

3. Menganalisa produk pesaing

Analisa ini akan menjadi berharga jika Anda melakukannya dengan benar. Artinya Anda harus memperluas pemahaman tentang para pesaing Anda.

4. Survei

Survei adalah salah satu metode yang dapat diandalkan dan biasanya digunakan para pemasar pada tahapan tertentu. Survei akan mempunyai arti lebih apabila setidaknya ada seratus orang sehingga Anda bisa memperoleh tanggapan lebih banyak.

5. Komentar di blog Anda

Carilah sesuatu yang berkaitan erat dengan pelanggan Anda. Apakah Anda telah membuat konten untuk bidang-bidang yang menarik minat Anda?Perhatikan pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan dan buatlah konten untuk menjawabnya dan lihat juga apa yang mereka inginkan.

6. Kata kunci

Anda harus menggunakan kata kunci yang tepat. Jika Anda belum membuat daftar kata kuci, maka mulailah untuk membuat saat ini juga. Ketika Anda mengetahui kata kunci yang digunakan pelanggan untuk menemukan perusahaan  Anda, Anda dapat membuat konten yang mereka inginkan dan membantu mereka menemukan Anda.

7. Data analisis dari situs web atau blog

Jika Anda meluangkan waktu untuk menganalisa data, hal ini bisa sangat membantu.

8. Pertanyaan-pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh staff Anda

Untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dari pera pelanggan Anda, Anda perlu melibatkan semua bagian. Mintalah mereka untuk memberitahu Anda mengenai pertanyaan-pertanyaan yang mereka inginkan jawabanya. Misalnya, tanyakan pada departemen layanan pelanggan Anda, hal-hal yang ingin mereka ketahui.

GUNAKAN BAHASA YANG DIPAHAMI PEMBELI

Salah satu hal penting yang ingin Anda lakukan ketika mempelajari pasar adalah memahami bahasa pelanggan Anda. Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah memperhatikan mereka di sosial media. Permasalahan bahasa ini sangat penting bagi pemasar di media sosial karena pelanggan tidak mungkin menenukan bisnis Anda, kecuali Anda mengetahui kata kunci yang umum mereka pergunakan.

Bagaimana Anda melakukannya? Salah satu cara terbaik adalah dengan menemukan kata kunci yang digunakan oleh para pelanggan Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan tiap-tiap pelanggan secara lebih efisien dan meningkatkan peringkat optimis mesin pencari (SEO). SEO bertujuan untuk menyediakan konten online pada situs web Anda dan saluran-saluran lain yang ditampilkan oleh mesin telusur.

GUNAKAN PERSONA UNTUK MEMPERJELAS PASAR YANG MENJADI SASARAN ANDA

Persona adalah karakter-karakter yang Anda ciptakan dan cerita yang Anda buat. Selain itu, Persona merupakan gambaran kelompok yang dijelaskan dengan baik.

Menciptakan persona akan membantu Anda melakukan hal berikut:

 1. Menceritakan kisah terbaik

2. Fokus pada upaya pemasaran

3. Menentukan khalayak yang akan dijadikan sasaran dalam setiap kampanye, isi, serta pesan khusus yang Anda  perlu ciptakan untuk mereka

4. Menentukan tempat untuk menginvestasikan anggaran pemasaran Anda

5. Menggunakan bahasa yang umum digunakan oleh staff Anda sewaktu mambicarakan pelanggan

ATASI HAMBATAN

Ada dua alasan utama yang mungkin dapat membuat orang tidak menyukai penggunaan persona. Alasan pertama adalah nama persona itu sendiri. Alasan kedua  adalah penggunaan dokumen persona.

sumber: buku The Visual Marketing Revolution.

MENCIPTAKAN PERSONA UNTUK MEMAHAMI PELANGGAN ANDA
Ditag pada:

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: